Situs-situs Sesat
Masih mengkaji kesesatan situs "isadanislam"
Dalam artkel situsnya bertajuk "Ini Rahasia Menjadi Manusia Baru: Hijrah Yang Sesungguhnya", mereka mencoba misleading mengartikan arti hijrah secara hakiki dalam pemahaman mereka, tentu saja tidak jauh dari menuhankan Yesus, Tuhan mereka. Silahkan lihat artikel mereka kalau mau di link ini: https://www.isadanislam.org/perbandingan-kristen-dan-islam/hidup-baru-hijrah-yang-sesungguhnya/
Artikelnya dibuka dengan pertanyaan, “Apakah mungkin manusia hijrah menjadi lebih baik? Jika ya, apakah cukup untuk mendapatkan surga?”
Sebenarnya Alkitab Kristen sendiri sudah menjawab itu dengan menyuguhkan kisah "Perumpamaan tentang anak yang hilang" pada Lukas 15:11-20.
Lukas 15:11 Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
Lukas 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Ayah, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
Lukas 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
Lukas 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan ia pun mulai melarat.
Lukas 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.
Lukas 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikannya kepadanya.
Lukas 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan ayahku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Lukas 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada ayahku dan berkata kepadanya: Ayah, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap ayah,
Lukas 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak ayah; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan ayah.
Lukas 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada ayahnya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Kisah "The Prodigal Son" dari Lukas 15:11-20 diatas bisa jadi jawaban pendukung dari jawaban yang dikemukakan situs "isadanislam" tentang "Kelahiran Kembali" yang disebut pada Yohanes 3:5-7 sebagai cara hijrah yang hakiki. "Air" berarti jasad, "Roh" berarti Rohani, artinya terlahir kembali melalui pertobatan seperti kisah "The Prodigal Son" diatas. Kemudian yang disebut sebagai cara bisa masuk "Kerajaan Sorga" itu seperti yang disebut Matius 5:20 "Maka Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, kamu tidak akan memasuki kerajaan sorga jika kesalihanmu tidak lebih daripada kesalihan ahli Taurat dan orang Farisi.”.
Tentu saja situs tersebut berusaha memaksakan ide yang memaksa bahwa cara hijrahnya itu dengan menerima Yesus sebagai Tuhan sebagai solusi yang menurut hemat mereka sangat cukup untuk kaitannya dikatakan bisa ke Sorga. Jika diperhatikan lagi pernyataan situs tersebut tidak berakal sehat, sebab jika "Kelahiran Kembali" dipakai dasar mereka untuk menerima ketuhanan Yesus, maka bagaimana mereka yang tidak "Terlahir kembali"? alias mereka yang belum bertobat?, ada banyak Kristian yang masih bergelimang dosa dan tidak merasakan adanya "born again" terjadi pada mereka, ini jelas tidak bisa disebut "born again" sebagai cara yang bisa menyelamatkan, karena itu hanya terjadi pada individual yang tidak mencakup semuanya, maka pengertian "Kelahiran Kembali" yang benar itu adalah bertobat. Selama belum bertobat berarti belum bisa disebut "Lahir Kembali".
Apa yang mereka sebut "Born Again" itu adalah titik dimana seseorang tidak lagi berbuat jahat, biasanya klaim ini dipakai oleh mereka yang dulunya kriminal, pecandu, pemabuk, pezina, dan lainnya.. Lantas jika sistem ini dipercaya Kristen sebagai satu-satunya solusi hijrah yang mencapai Kerajaan Sorga, berarti ini bukan sistem yang seharusnya, sebab sistem yang baik harusnya meliputi aspek keadilan didalamnya yang lebih bisa menjamin keimanan dan ketaqwaan seseorang, yaitu seperti yang dijelaskan Yesus pada Matius 5:20 diatas. Dengan demikian, "Kelahiran Kembali" yang benar itu adalah bertobat seperti kisah "Anak Hilang" di Lukas 15:11-20 sebagai cermin keimanan, lalu Matius 5:20 sebagai cermin ketaqwaan, iman dan taqwa yang berjalan bersama-sama.
Tendensi situs tersebut jelas ofensif terhadap Islam dengan penulis artikelnya menuliskan temannya bernama Abdullah sebagai bahan misleading, lebih lagi mengaitkannya dengan Surat Al-'Adiyat Ayat 6 (Qs 100:6) dan Surat Maryam Ayat 71 (Qs 19:71) yang dipakai dasar temannya mencari kepastian Sorga karena gelisah bergelimang dosa. Tidak ada yang keliru dengan kedua Surat tersebut, mari kita lihat:
100-al-adiyat/ayat-6
Surat Al-'Adiyat Ayat 6
إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ
Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
19-maryam/ayat-71
Surat Maryam Ayat 71
وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَقْضِيًّا
Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
Pada Surat Al-'Adiyat Ayat 6 (Qs 100:6), disebutkan manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhan. Mudah dipahami karena pada dasarnya apa yang kita miliki dan kita ada itu karena rahmat dari Tuhan, lalu kemudian mengingkari itu, seperti bait petikan lagu Bimbo berikut:
Bermata tapi tak melihat
Bertelinga tapi tak mendengar
Bermulut tapi tak menyapa
Berhati tapi tak merasa
Berharta tapi tak sedekah
Berbenda tapi tak berzakat
Berilmu tapi tak beramal
Berjalan tapi tak terarah
Semoga kita terhindar dari hal-hal sedemikian
Semoga kita menjauh dari sifat sedemikian.
Seperti yang dimaksudkan Matius 5:20, seseorang haruslah berusaha terus mencapai kebaikan, pada perjalanannya manusia akan menemui kerikil-kerikil dijalan, seperti mulut mengumpat menghina, mata melihat dan telinga mendengar yang tidak seharusnya, semua itu masuk kategori mengingkari atau tidak berterima kasih. Termasuk siapa pun itu yang menulis artikel di situs "isadanislam" tersebut adalah yang dimaksud Surat Al-'Adiyat Ayat 6 (Qs 100:6) ini, karena ia tidak berterima kasih kepada Tuhan dengan memakai daya pikir memeras otak untuk menyesatkan orang.
Kemudian lihat Surat Maryam Ayat 71 (Qs 19:71), di ayat ini semua orang pasti "mendatangi" Neraka", artinya itu berlaku semuanya, arti "mendatangi" bisa berarti tidak memasukinya, tapi sekedar tahu dan lewat saja, jika pun diartikan memasukinya maka itu terjadi pada mereka diluar Islam, sebab pada lanjutan ayat 72 disebutkan berikut:
19-maryam/ayat-72
Surat Maryam Ayat 72
ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا
Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.
Komentar
Posting Komentar